Akuntansi Internasional (Pertemuan 2)

Nama : Nita nopri

Kelas : 4EB18

NPM : 25212354

BAB 5

PELAPORAN dan PENGUNGKAPAN

Perkembangan dan pengungkapan

Perbedaaan pengungkapan senagian besar didorong oleh perbedaan di pengelolaan dan keuangan perusahaan.di Amerika Serikat,Inggris Raya dan Negara Anglo-Amerika lainnya ,ekuitas pasar paling berjasa dalam menyediakan keuangan bagi perusahaan dan menjadi sangat maju.di Negara lainnya seperti (Prancis , Jerman ,Jepang dan berbagai Negara dengan berbagai pasar yang baru muncul ),pemegang saham tetap terkonsentrasi dan bank secara tradisonal telah menjadi sumber keuangan utama perusahaan.susunan ditempatkan untuk melindungi yang sedag memegang manajemen.

Pengungkapan Sukarela

Manajer memiliki informasi yang lebih baik dari pada pihak luar mengenai performa perusaah mereka saat ini dan kedepannya .beberapa kajian menunjukan bahwa manajer berinisiatif untuk mengungkap informasi seperti itu secara sukarela.Laporan yang paling terkini menyokong pandangan bahwa perusahaan bias mencapai keuntungan dengan pasar modal dengan mempertinggi pengungkapan mereka  secara sukarela. Laporan meliputi tuntutan bagaimana perusahaan bias menggambarkan dan menjelaskan investasi potensial mereka kepada investor.

Bukti-bukti kuat mengindikasikan bahwa manajer perusahaan sering memiliki intensif yang besar untuk menunda pengnkapan berita buruk “mengatur ” laporan keuangan mereka untuk memastikan kesan perusahaan yang lebih positif,dan menekankan keadaan dan prospek keuangan perusahaan.Regulai (Contoh : Regulasi pembukuan dan pengungkapan ) dan sertifkat pihak ktiga (auditing) bias meningkatkan kegunaan pasar.

Walaupun semua mekanisme ini bias mempengaruhi praktik dengan kuat , manejer biasanya meliputi bahwa keuntungan yang tidak terpenuhi dengan kebutuhan laporan (contoh : harga saham lebih tinggi pada saat pendapatan tinggi ) biaya berlebih ( contoh : resiko kehilangan pekerjaan dan proses pengadilan akibat criminal atau hukuman jika kegagalan tercium dan dilaporkan)dengan demikian,pemilhan pengungkapan dan intensif mereka untuk menguraikan informasi dengan sukarela.

Praktik Pelaporan dan Pengungkapan 

Untuk beberapa jenis pengukapan( contoh : pengungkapan tentang pengembangan ) kebijaksanaan manajer memainkan peran penting yang mengawasi (dan oleh karena itu pelaksaannya) sulit.oleh karena itun jenis pengnkapan ini kurang lebih sukarela.akhirnya peraturan pengungkapan bermacam-macam diseluruh dunia di area perubahan laporan ekuitas , transaksi dengan pihak terkait , segmen pelaporan ,harga pasar asset dan utang finansial dan pendapatan persaham.

Pengungkapan Laporan Tahunan Di Negara-Negara Dengan Pasar Baru Muncul 

Pengungkapan dalam laporan tahunan perusahaan dengan pasar baru muncul biasanya kurang luas dan kkurang dapat dapat dipercaya daripada semua perusahaan dari Negara berkembang. Pengungkapan yang tidak memadai dan menyimpang serta melemahkan proteksi investor yang telah dicatat sebagai kontribusi untuk krisis keuangan asia timur pada tahun 1997.

Level pengnkapan yang rendah di Negara dengan pasar yang baru muncul konsisten dengan system pemerintahan dan keuangan perusahaan mereka. Ekuitas pasar tidak berkembang dengan baik.

Akan tetapi investor menuntut tentang informasi perusahaan yang apat dipercaya dan tepat waktu dinegara berkembang dengan pasar yang baru muncul. Regulator telah merespon tuntutan ini dengan membuat ketentuan pengnungkapan yang lebih kuat,dengan meningkatan pengawasan dan usaha pelaksanaan mereka. Bukti empiris praktik pengnkapan di Negara-negara dengan pasar yang baru muncul masih terbatas sampai sekarang. Akan tetapi ,seperti halnya dengan pasar modal Negara ini dan pasar modal perusahaan yang terdaftar ingin meningkatkan kehadiran mereka,meneliti mengembangkan bukti-bukti yang lebih banyak untuk semua kegiatan ini dan bagaimana mereka berbeda dari semua Negara berkembang.

Implikai bagi Pengguna Laporan Kuangan dan Manajer

Pengguna laporan keuangan mengharapkan tingkat pengungkapan dan praktik keuangan yag luas. Walaupun para manajer di berbagai perusahaan terus terpengaruh dengan biaya  pengungkapan yang bersifat keharusan dan sukarela terus meningkat diseluruh dunia. Manajer di Negara dengan tradisi dengan pengungkapan yang rendah harus memahami apakah pemakaian kebijakn yang memper tinggi pengungkapan bias memberikan keuntungan yang signifikan untuk perusahaan mereka. Kajian lebih jauh tentang biaya dan keuntungan dari pengnkapan yang tinggi dalam ketentuan internasional seharusnya memberikan bukti-bukti yang sangat penting dalam pembahasan ini.

BAB 6

TRANSLASI MATA UANG ASING

Alasan Translasi Mata Uang Asing

Perusahaan dengan kegiatan operasional luar negeri yang signifikan mempersiapkan laporan keuangan gabungan yang memberikan laporan kepada pembaca informasi mengenai operasional perusahan secara global. Untuk memenuhi hak tersebut ,laporan keuangan mata uang asing dari anak perusahaan yang dihitung dengan mata uang asing dilaporkan lagi terhadap mata uangyang di gunakan laporan induk perusahaan.

Banyak permasalahan yang berhubungan dengan translasi mata uang asing muncul dari fakta bahwa nilai relative mata uang asing hamper tidak pernah stabil.dalam hal ini sebuah tantangan bagi sebuah perusahaan multinasional untuk memberikan penjelasan yang informatif mengenai hasil operasional dan posisi keuangan.

Transaksi mata uang asing seperti pembelian produk dari cina oleh importir kanada, harus ditranslasikan mata uangnya karena laporan keuangan tidak dapat dipersiapkan dari pembukuan yang menggunakan lebih dari satu mata uang.

Latar Belakan Dan Terminologi

Translasi mta uang asing tidaklah sama dengan konversi, yaitu translasi mata uang secara fisik. Translasi mata uang asing adalah translasi sederhana dalam ekspresi moneter,seperti saat neraca menggunakan pundsterling Inggris kemudian disajikan ulang dalam pedanannya dolar AS. Tidak terjadi translasi secara fisik, dan tidak ada translasi yang dapat dihitung sepert pada konversi.

Translasi mata uang asing ditranslasikan terhadap padanannya mata uang domestic oleh nilai tukar mata uang asing : harga satu unit mata uang di artikan dalam mata uang lainnya.Transaksi mata uang asing bias tejadi langsung dipasar Spot, pasar forward,atau pasar swap.pembelian atau penjualan mata uang asing langsung ditempat normalnya harus segera disampaikan,yaitu sekitar 2 hari kerja. Kurs di pasar pot dipengaruhi berbagai factor termasuk juga perbedaan inflasi antar Negara, perbedaan pada pasar nasional dan ekspetasi pada arah tinglat mata uang selanjutnya.

Neraca translasi mata uang asing bias dilakukan baik dengan translasi langsung ataupun translasi tidak langsung.padanannya mata uang domestic didapatkan dengan cara mengalihkan  neraca mata uang asing dengan nilai tukat mata uang asing secara langsung atau membagi neraca mata uang asing dengan translasi langsung.

 

Efek Laporan Keuangan Terhadap kurs alternatif Translasi Mata Uang Asing

Tiga kurs trasnlasi dibawah ini dapat digunakan untuk mentranslasikan neraca mata uang asing terhadap mata uang domestic. Pertama kusrs saat ini adalah kurs yang berlaku pada tanggal laporan keuangan. Kedua kurs historis yang merupakan transaksi mata uang berlaku saat aset dengan mata uang asing pertamakali didapatkan atau saat kewajiban dengan mata uang asing pertama kali muncul. Ketiga kurs rata-rata , yaitu nilai rata-rata biasa atau dengan pembobotan baik pada kurs histori atau saat itu.

Terdapat 2 tipe penyesuaian transaksi ,pertama Gains and losses settled transactions ( keuntungan dan kerugian pada transaksi stabil) ,muncul walaupun nilai tukar pada pembukuan transaksi awal berbeda dengan tingkat pada pencapaian. Tipe penyesuaian yang ke dua gaisn unsettled transactions ( Keuntungan dan kerugian pada transaksi tidak stabil), muncul saat laporan keuangan dipersiapkan sebelum transaksi disetujui.

Transalasi Mata Uang Asing

            Metode Nilai Tukar Tunggal

Motode ini telah lama popular di eropa. Metode ini mengaplikasikan nilai tukar tunggal,harga penutupan atau harga saat  ini, terhadap semua saham dan mata uang asing.pendapatan dan beban mata uang asing secara umum ditranslasikan kepada nilai tukar yang berlaku saat item tersebut diakui.

Metode Nilai Tukar-Ganda

Metode nilai tukar ganda mengkombinasikan kurs saat ini dan kurs historis dalam proses translasi mata uang asing lainnya.

Metode Current-noncurrent

Pada metode ini asset lancer yang dimiliki anak perusahaan saat itu dan utang lancar ditranslasikan ked lam mata uang induk perusahaan mereka pada laporan keuangannya dengan kurs saat ini.aset dan kewajiban noncurrent ditranslasikan pada kurs historis. Item laporan laba rugi ditranslasikan pada aplikasi tingkat rata-rata operasional tiap bulan atau pada rata- rata dasar tambahan yang mencakup seluruh periode yang di laporkan. Biaya depresiasi dan amortisasi ditranslasikan pada kurs historis dengan pengaruh saat modal yang dimiliki didapatkan.

Metode Moneter-nonmoneter

Metode ini juga menggunakan skema klasifikasi neraca untuk menentukan nilai tukar mata uang asing yang sesuai.aset dan kewajiban moneter ditranslasikan pada kurs saat ini. Item nonmoneter ditranslasikan dalam kurs historis. Item lba rugi ditranslasikan dengan prosedur yang sama dengan yang dijelaskan untuk konep current-noncurrent.

Motede Kurs Sementara

            Dengan metode ini translasi mata uang asing tidak mengubah sifat sebuah item yang dihitung, hal tersebut hanya mengubah unit perhitungan saja.dengan kata lain,translasi mata uang asing neraca disajikan ulang menggunakan mata uang item tersebut, tetapi bukan penilaian aktual.piutang dan utang dinyatakan dalam jumlah yang diharapkan untuk diterima atau dibayar pada waktu jatuh temponya.

Pada metode inni item moneter seperti kas,piutang,dan utang ditranslasikan dalam kurs nilai saat itu. Item moneter ditranslasikan pada kurs yang menjaga dasar perhitungan awal.pendapatan dan beban di translasikan pada kurs yang berlaku saat transaksi terjadi,walupun kurs rata-rata disarankan pada saat transaksi pendapatan atau beban sangat besar.

 

Pengembangan Akuntansi Translasi Mata Uang Asing

Praktik akuntansi mata uang asing telah berkembang seiring waktu dalam respon terhadap meningkatnya kompleksitas operasional multi nasional dan perubahan dalam system moneter internasional.

  • Pra-1965

Sebelum 1965 praktik translasi mata uang asing pada banyak perusahaan AS , keuntungan dan kerugian transaksi ditambah secara langsung terhadap pendapatan. Keuntungan dan kerugian translasi mata uang asing bersih diakui dalam pendapatan lancar ,sementara keuntungan translasi mata uang asing dimasukan dalam keuntungan selama periode yang ada. Kerugian translasi mata uang asing bersih diakui dalam pendapatan lancar, sementara keuntungan translasi mata uang asing ditangguhkan dalam akun tunda di neraca pembukuan dan digunakan untuk menutup kerugian translasi mata uang aisng dalam periode yang akan datangt.

 

  • 1965-1975

ARB No.43 memperbolehkan beberapa pengecualian khusus dalam metode current-noncurrent. Dalam keadaan khusus ,persediaan dapat ditranslasikan dalam kurs historis. Utang jangka panjang terjadi untuk mendapatkan asset jangka panjang yang disajikan ulang dengan kurs saat ini saat terdapat perubahan besar dalam nilai tukar.

 

  • 1975-1981

Untuk mengakhiri perbedaan metode pada standar trasnlasi mata uang asing sebelumnya,FASB mengeluarkan FAS No.8 pada tahun 1975. Pernyataan ini secara signifikan mengubah praktik perusahaan asing AS dalam memasukan GAAP AS dengan menerima metode translasi mata uang asing kurs sementara.

 

  • 1981-Sekarang

Pada bulan mei 1978,FASB mengundang komentar masyarakat tentang 12 keputusan pertamanya. Kebanyakan meminta untuk mengubah FAS No.8.sebagai respon terhadap ketidak puasan tersebut,FASB mempertimbangkan FAS NO.8 dan setelah beragam public meeting dan dua penjelasan berkas,akhirnya mengeluarkan statement of financial accounting standards No.52 pada tahun 1981.

 

Gambaran Standar No.52/Standar Akuntansi Internasional 21

Pada level internasional ,IASB mengeluarkan keputusanpararel ,IAS 21,yang sekarang berkembang untuk mengklarifikasi persyartannya dan memecahkan masalah implementasinya. Keduannya FAS No.52 dan Versi baru IAS 21 bertujuan untuk :

  1. Menampilkan dalam laporan gabungan, hasil keuangan dan keterhubungan dihitung dengan mata uang primer yang dikonsolidasikan antara laporan induk dan anak perusahaan bisnis (dengan mata uang fungsional )
  2. Menyediakan informasi yang secara umum kompatibel dengan efek ekononi yang diharapkan pada perubahan nilai tukar pada ekuitas dan arus kas perusahaan.

BAB 8

STANDAR AUDIT dan AKUNTANSI GLOBAL

 

Beberapa Peristiwa Penting dalam Sejarah Penyusunan Standar Akuntansi Internasional

 

  1. 1959 jacob Kraayenhof, partner pendiri firma besar eropa akuntan independen mendesak dimulainya pembuatan standar akuntansi internasional.
  2. 1961 Grope d’Etudes, yamg terdiri atas professional akuntan aktif ,dibangun di Eropa untuk memberi saran pada pejabat uni eropa mengen ai masalah- masalah akuntansi.
  3. 1981 IACS mendirikan kelompok-kelompok penasihat organisasi non-anggota untuk memperluas usulan penyusunan standar internasional.
  4. 1998 IOSCO Menerbitkan ‘internasional disclosure standard fo cross border dfferings and initial listing by foreign issuers’ .
  5. 2000 IOSCO menerima semua 40 standar inti yang disiapkan oleh IASC sebagai respon terhadap daftar permintaan IOSCO tahun 1993.
  6. 2001 komisi eropa mengajukan peraturan yang menuntut semua perusahaan uni eropa yang terdaftar di pasar regulasi untuk menyusun akun konsolidasi yang sesuai dengan IAS 2005.
  7. 2002 IASB dan FASB menandatangani “ Norwalk Agreement” dan konvergensi pun terjadi antar standar internasional dan standar akuntansi AS.
  8. 2007 SEC mengajukan penghapusan persyartan rekonsiliasi bagi perusahaan-perusahaan yang menggunakan IFRS.

 

Ikhtisar Organisasi Besar Internasional yang mendukung konvergensi Akuntansi

Enam organisasi telah menjadi pemain kunci dalam menentukan standar akuntansi internasional dan dalam memajukan penyelarasan akuntansi internasional.

  1. Internatioal Accounting Standards Board (IASB)
  2. Commision of The European Union (EU)
  3. Internasional Organization of Securities Commisions (IOSCO)
  4. International Federation of Accountants (IFAC)
  5. United Nations Intergovermental Working Group of Expert on Standard of Accounting and Reporting (ISAR),bagian dari United Nations Conference on trade and Development (UNTAD)
  6. Organization for Economic Cooperation and Development Working Group on Accounting Standards (OECD Working Group)

International Accounting Standards Board

International Accounting Standards Board yang tadinya bernamaIASC, merupakan badan penetapan standar independen untuk sector priadi yang didirikan pada 1973 oleh organisasi akuntansi professional di Sembilan Negara dan di restrukturisasi pada tahun 2001.sebelum di restrukturisasi ,IASC mengeluarkan 41 standar Akuntansi Internasional (IAS) dan kerangka kerja dalam penyusuna dan penyampaian laporan keuangan.

IASB menjadi wakil dari organisasi akuntansi yang ada disekitar 100 negara. Dengan sangat banyaknya basis dukungan ini ,IASB menjadi tenaga pengarah dalam menetukan standar akuntansi internasional.selama dasawarsa berjalannya IASC,standar akuntansi internasional disusun hanya sebagai gambaran , bukan sebagai ketentuan. Standar awal ini menyusun praktik akuntansi yang serupa disetiap Negara dan mentiadakan praktik yang berbeda.

International Organization of securities Commision  

IOSCO terdiri atas regulator sekuritas yang berasal lebih dari 100 negara.IOSCO bertujuan untuk :

  1. Bekerja sama untuk memajukan peraturan standar tinggi agar dapat memelihara pasar yang adil,efisien dan baik.
  2. Bertukar informasi tentang pengalaman setiap Negara guna memajukan perkembangan pasar domestic.
  3. Menyatukan usaha setiap Negara untuk membuat standard an pengawasan ang tepat terhadap transaksi sekuritas di setiap Negara.
  4. Saling membantu memajukan integritas asar dengab menerapkan standar-standar secara teliti dengan menindak segala pelanggaran.

International Federation of Accontants

IFAC merupakan organisasi global dengan lebih dari 160 anggota di 120 negara,yang mewakili lebuh dari 2,5 juta akuntan.IFAC memiliki misi yaitu memperkuat profesi akuntan diseluruh dunia dan memberikan peran terhadap perkembangan ekonomi internasional yang kuat dengan mendirikan dan memajukan kesetiaan terhadap standar professional berkualitas tinggi ,memperluas konvergensi internasional ,dan berbicara mengenai masalah kepentingan public dimana keahlian profesi tersebut lebih relevan. IFAC dijalankan oleh dewan IFAC , yang anggotannya terdiri atas satu perwakilan masing-masing Negara anggotannya.

 

Organization For Ecconomic Cooperation and Development

            OECD merupakan organisasi internasional yang terdiri atas 30 negara perekonomian pasar. Badan pengurus OECD bernama dewan OECD dan memiliki jaringan sekitar 200 komite dan kelompok pekerja. EOCD mempublikasikan Tren Pusat keuangan dua kali setahun,yang menilai trend an prospek di pasar keuangan nasional dan internasional dalam wilayah OECD.

Dengan keanggotaannya yang berisi Negara-negara yang berindustri besar ,EOCD seringkali menjadi penyeimbang bagi lembaga lainnya yang telah membangun kecendrungan untuk melakukan kegiatan kontradiktif dengan keinginan anggotannya.

Sumber :  1. Choi, Frederick D.S., dan Meek, Gary K., 2010, International Accounting Buku-2, Penerbit Salemba Empat.

1. Choi, Frederick D.S., dan Meek, Gary K., 2010, International Accounting Buku-1, Penerbit Salemba Empat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: