Pemeriksaan akuntansi

Nama    :               Nita Nopri

Npm      :               25212354

Kelas     :               3EB18

Pemeriksaan akuntansi

Audit Adalah pengumpulan & evaluasi informasi yang telah ditetapkan dengan kriteria tertentu oleh pihak yanh independen.informasi yang dimaksud adalah informasi yang dapt dikur atau bersifat objektif seperti laporan keuangan,dan informasi subyektif seperti omongan secara lisan.kriteria tertentunya adalah GAAP dan PSAK.tujuan audit adalah untuk meminimalisir resiko (kecendrungan mengalami kerugian). ada 4 besar firma audit yaitu

  • Ernest & young
  • Delloit
  • KPMG
  • Price Water House Coopers

Pengumpulan dan evaluasi

  • Kesaksian lisan pihak yang diaudit
  • Komunikasi tertulis pihak luar
  • Observasi oleh auditor
  • Data elektronik dan yang lain tentang transaksi.

Penyebabnya (terjadi resiko informasi)

  • Jauhnya informasi
  • Adanya informasi bias
  • Datanya yang sangat banyak
  • Transaksi pertukaran yang kompleks

Cara mengurangi resiko informasi

  • Memverivikasi informasi
  • Menyediakan lapporan keuangan yang telah di audit

informasi

AUDIT             memeriksa dan mengevaluasi bukti                                                                     lap.yg diaudit

Menetapkan kriteria

Peningkatan informasi bg pihak eksternal

JASA ASURANCE adalah jasa profesional independen yang meningkatkan kuallitas informasi bagi pengambil keputusan

Jenis jasa Asurance

  • Jasa Atestasi , dimana KAP mengeluarakan laporan reabilitas suatu asersi yang disiapkan oleh pihak lain.

Kategori

  • audit atas lapotan keuangan
  • pengndalian internal ats pelaporan keuangan
  • review laporan keuangan
  • teknologi informasi
  • jasa atastesi lain yang dapat diterapkan pada berbagai permasalahan
  • jasa asurance lain
  • jasa nonasurance
  • jasa akuntansi dan pembukuan
  • jasa pajak
  • jasa konsultasi manajemen
  • jasa penilaian resiko kecurangan dan tindak ilegal

JENIS_JENIS Audit

1.audit operasional audit atas evaluasi dan efektivitas kegiatan operasional

  • audit gaji
  • informasi à jumlah catatan gaji perbulan
  • kriteria yang ditetapkan -> standar perusahaan atas dep.penggajian
  • bukti : laporan kesalahan, cat gaji dan biaya pemrosesan gaji

2 audit ketaatan (kompliance audit) menentukan apakh sesuai dengan

Prosedur informasi : catatan perusahaan

Prosedur kriteria : ketentuan perjanjian pinjaman

Prosedur bukti : lap.keuangan dan penghitungan oleh auditor

  1. audit laporan keuangan

Informasi : lap.keuangan

Kriteria : GAAP

Bukti : dokumen,catatan,sumber bukti dari luar

Jenis-jenis jasa auditor

1. Jasa Penjaminan (Assurance Services)

Jasa penjaminan adalah jasa profesional independen yang meningkatkan mutu informasi bagi pengambil keputusan. Pengambil keputusan memerlukan informasi yang andal dan relevan sebagai dasar untuk pengambilan keputusan. Oleh karena itu, mereka mencari jasa penjaminan untuk meningkatkan mutu informasi yang akan dijadikan sebagai dasar keputusan yang akan mereka lakukan.

Profesional yang memberikan atau menyediakan jasa penjaminan harus memiliki   kompetensi dan independensi berkaitan dengan informasi yang diperiksanya. Jasa penjaminan dapat dibrikan oleh profesi akuntan publik atau auditor independen atau berbagai profesi lain. Contoh jasa penjaminan yang disediakan oleh profesi lain (selain yang dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik) adalah jasa pengujian berbagai produk oleh organisasi konsumen, jasa pemeringkatan televisi (television rating), dan jasa pemeringkatan radio (radio rating). Laporan yang dikeluarkan oleh perusahaan pemeringkat tersebut sangat dipercaya oleh masyarakat atau perusahaan yang bermaksud memasang iklan di televisi dan radio, terutama karena sifatnya yang independen.

Jasa penjaminan bukan merupakan jasa baru yang diperlukan oleh masyarakat. Profesi akuntan publik atau auditor independen telah lama menyediakan jasa penjaminan tentang informasi laporan keuangan historis kepada masyarakat. Jasa penjaminan ini lebih dikenal dengan jasa auditor. Akhir-akhir ini, profesi akuntan publik atau auditor independen Indonesia semakin sering mendapat penugasan untuk memberikan jasa penjaminan atas informasi, seperti misalnya penjaminan tentang peramalan keuangan perusahaan dan penjaminan tentang  pengawasan  web site. Salah satu jenis jasa penjaminan yang diberikan oleh profesi akuntan publik atau auditor independen adalah jasa atestasi.

Jasa Atestasi

Jasa atestasi (attestation services) adalah jenis jasa penjaminan yang dilakukan  profesi akuntan publik atau auditor independen dengan menerbitkan suatu laporan tertulis yang menyatakan kesimpulan tentang keandalan pernyataan tertulis yang dibuat oleh pihak  lain. Ada tiga bentuk jasa atestasi, yaitu:

1). Audit atas Laporan Keuangan Historis

Audit atas laporan keuangan historis adalah salah satu bentuk jasa atestasi yang dilakukan auditor. Dalam pemberian jasa ini auditor menerbitkan laporan tertulis yang berisi pernyataan pendapat (opinion) apakah laporan keuangan telah disusun sesuai dengan Prinsip Akuntansi Berterima Umum (PABU). Auditing merupakan bentuk pemberian jasa penjaminan yang paling banyak dilakukan oleh profesi akuntan publik atau auditor independen dibandingkan dengan jasa penjaminan lainnya.

2). Penelaahan (Review) atas Laporan Keuangan Historis

Penelaahan (review) atas laporan keuangan historis adalah jenis lain dari jasa atestasi yang diberikan oleh profesi akuntan publik atau auditor independen. Banyak perusahaan non-publik menginginkan jaminan atas laporan keuangannya dengan biaya yang lebih murah. Audit sebagaimana diuraikan di atas menghasilkan jaminan yang tinggi, sedangkan penelaahan (review) hanya menghasilkan jaminan yang moderat atas laporan keuangan, dan untuk mendapatkan jaminan demikian dibutuhkan bukti yang lebih sedikit. Penelaahan (review) untuk keperluan tertentu dipandang sudah cukup memadai dan dapat dilakukan oleh akuntan publik atau auditor independen dengan biaya auditing yang lebih murah.

3). Jasa Atestasi Lainnya

Profesi akuntan publik atau auditor independen dapat memberikan berbagai macam jasa atestasi. Kebanyakan dari jasa atestasi tersebut merupakan perluasan dari auditing atas laporan keuangan, karena pemakai laporan membutuhkan jaminan independen tentang informasi lainnya (selain informasi dalam laporan keuangan), contoh bank sering minta kepada debiturnya (pengambil kredit) agar diperiksa oleh akuntan publik atau auditor independen untuk mendapatkan jaminan bahwa debitur telah melaksanakan ketentuan-ketentuan tertentu sebagaimana tercantum dalam akad kredit. Profesi akuntan publik atau auditor independen dapat juga melakukan atestasi atas laporan keuangan prospektif kliennya yang sering diperlukan sebagai syarat untuk memperoleh pinjaman.

Kebanyakan jasa penjaminan lain yang diberikan  profesi akuntan publik atau auditor  independen tidak merupakan jasa atestasi. Jasa-jasa tersebut mirip dengan jasa atestasi, yaitu auditor harus independen dan harus memberikan jaminan atas informasi yang akan dipakai para pengambil keputusan. Perbedaannya ialah bahwa  akuntan publik atau auditor independen tidak diminta untuk menerbitkan laporan tertulis dan penjaminan tidak mengenai keandalan pernyataan tertulis yang dibuat pihak lain dalam kaitannya dengan suatu kriteria tertentu.

Dalam penugasan jasa penjaminan semacam ini, jaminan diberikan atas keandalan dan relevansi informasi yang dinyatakan atau tidak dinyatakan oleh pihak lain.  Karakteristik umum jasa penjaminan, termasuk auditing dan jasa atestasi lainnya, dititikberatkan pada perbaikan kualitas informasi yang dipakai para pengambil keputusan.

2. Jasa Bukan Penjaminan (Non-Assurance Services)

Jasa bukan penjaminan adalah jasa yang diberikan oleh akuntan publik atau auditor independen yang didalamnya ia tidak memberikan suatu pendapat, keyakinan negatif, ringkasan temuan, atau bentuk lain keyakinan. Profesi akuntan publik atau auditor independen juga memberikan berbagai jenis jasa lain yang pada umumnya tidak atau bukan merupakan jasa penjaminan. Jenis jasa bukan penjaminan yang diberikan oleh akuntan publik atau auditor independen adalah jasa akuntansi dan pembukuan, jasa perpajakan, dan jasa konsultasi manajemen.

Jenis- jenis profesi auditor

  1. Auditor pemerintah : auditor yang bertugas melakukan audit atas keuangan pada instansi-instansi pemerintah. Diindonesia auditor pemerintah dibagi menjadi 2 yaitu
  • auditor eksternal pemerintah yang dilaksanakan oleh badan pemeriksa keuangan. Hasil pemeriksaan harus di beritahukan kepada dewan perwakilan rakyat. Adan pemeriksa keuangan merupakan badan yang tidak tunduk kepada pemerintah sehingga diharapkan dapat bersikap independen.
  • Auditor internal pemerintah atau yang lebih dikenal sebgai aparat pengawas fungsinal pemerintah yang dilaksanakan oleh badan pengawas keuangan dan pembangunan inpektorat jendral departemen / LPND dan badan pengawasan daerah
  1. Auditor intern adalah auditor yang berkerja pada suatu perusahaan dan oleh karenannya berstatus sebgai pegawai pada perusahaan terebut, tugas utamanya ditunjukan untuk membantu manajemen perusahaan tempat dimana ia berkerja.
  2. Auditor independen atau akuntan publik Melakukan fungsi pengauditan atas laporan keuangan yang diterbitkan oleh perusahaan.
  3. Auditor pajak derektorat jendral pajak yang berada dibawah departemen keuangan republik indonesia , bertanggung jawab atas penerimaan negara dari sektor perpajakan dan penegakan hukum dalam pelaksanakan ketentuan perpajakan.

sumber                      :              http://keuanganlsm.com/jasa-yang-diberikan-oleh-profesi-auditor-lndependen/

catatan kuliah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: